Penyebab Komplikasi Kehamilan – Inilah Solusinya

Penyebab Komplikasi Kehamilan - Kapsul Bioenergi

Menurut Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpAK, dokter spesialis anak dan ahli neonatologi dari Brawijaya Women and Children Hospital, setiap proses kehamilan dan persalinan memiliki faktor risiko. “Sekitar 90 persen kehamilan dan persalinan adalah normal, dan 10 persennya berisiko mengalami gangguan,” tukas dr Rina, saat talkshow kehamilan beberapa waktu lalu di Jakarta. Nah, kami akan menjelaskan lebih lanjut penyebab komplikasi kehamilan yang sering calon ibu alami.

Hamil dan melahirkan sering adalah peristiwa yang menyempurnakan kehidupan perempuan. Namun jika kehamilan Anda mengalami masalah, hal ini tentu belum dapat mengurangi kesempurnaan tersebut. Dan, siapa saja bisa mengalami masalah pada kehamilan.

Penyebab Komplikasi Kehamilan

Senada dengan dr. Rina, spesialis kebidanan dan kandungan Dr. dr. Ali Sungkar, SpOG, juga memaparkan beberapa faktor penyebab yang bisa mempengaruhi tingginya risiko terjadinya komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Berikut ini daftarnya;

1. Riwayat medis dan pembedahan

Riwayat medis atau kesehatan yang ada pada diri ibu sangat berpengaruh pada janin selama masa kehamilan. Beberapa penyakit yang ibu alami selama hamil seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, asma, kejang, sampai diabetes, akan sangat memengaruhi perkembangan janin selama kehamilan dan proses persalinan. Bahkan, masalah yang ibu hadapi dan membuat stress juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin.

Penyakit-penyakit itu akan berpotensi menyebabkan pertumbuhan janin abnormal, prematur, BBLR (berat bayi lahir rendah), sampai kematian. “Penyakit yang paling banyak menyebabkan komplikasi medis kehamilan adalah tekanan darah tinggi. Beberapa obat penurun tekanan darah faktanyabisa menyebabkan kontra-indikasi pada kehamilan,” jelas Ali.

Sedangkan riwayat pembedahan yang berisiko meningkatkan komplikasi kehamilan adalah jika ibu pernah mengalami bedah caesar. Proses pembedahan yang pernah ibu alami akan berpengaruh pada proses persalinan selanjutnya.

Secara umum caesar ada dua jenis, yaitu seksio sesarea klasik, dan seksio sesarea transperitonealis profunda (SCTP). Pada caesar jenis klasik, peluang untuk VABC (vaginal birth after caesarian, atau melahirkan normal setelah pernah caesar) akan sulit. Karena, pada operasi jenis ini dokter membuat sayatan memanjang di badan rahim (korpus uretri) sepanjang 10 cm. Jika ibu melakukan VABC padahal sebelumnya pernah mengalami caesar klasik, ia akan berisiko mengalami ruptura uretri (robek pada dinding rahim).

2. Riwayat obstetri

Orang sering menyebut Riwayat obstetri sebagai riwayat komplikasi kelahiran. Beberapa masalah yang pernah ibu alami saat melahirkan berpotensi menimbulkan komplikasi antara lain adanya perbedaan Rh (rhesus) ibu dan janin, Rh sensitif, mengalami perdarahan hebat, dan melahirkan prematur.

Selain itu, masalah yang berhubungan dengan plasenta seperti plasenta previa (jalan lahir tertutup plasenta), atau solustio plasentae (seluruh atau sebagian plasenta lepas) yang pernah ibu alami juga akan memengaruhi proses persalinan dan kehamilan selanjutnya.

3. Riwayat ginekologi

Riwayat ginekologi bisa menyebabkan komplikasi dalam kehamilan dan persalinan ibu hamil. Bumil yang pernah memiliki riwayat kasus kehamilan ektopik (kehamilan yang terjadi di luar rongga rahim), kemungkinan besar akan kembali mengalaminya pada kehamilan selanjutnya. Cedera tuba (cedera pada tuba falopi, atau saluran telur) akan meningkatkan risiko kehamilan ektopik.

Selain itu, riwayat ginekologi yang memengaruhi timbulnya komplikasi adalah adanya kejadian inkompetensia serviks (ketidakmampuan serviks untuk mempertahankan kehamilan), dan uterine anomalies (dinding rahim rusak), sehingga meningkatkan risiko keguguran.

4. Umur

Usia 35 tahun ke atas merupakan usia rawan untuk hamil. Hamil pada usia ini akan memengaruhi tingginya morbiditas (terjadi penyakit atau komplikasi) dan juga mortalitas (kematian janin). Risiko komplikasi pada ibu hamil akan meningkat drastis karena pengaruh faktor kesehatan, obesitas, dan perdarahan sang ibu.

Atasi Komplikasi Kehamilan

Masalah kehamilan juga kesuburan memang siapa saja bisa mengalami. Tapi tidak semua orang tahu bagaimana cara mengatasinya. Jika Anda juga memiliki masalah kehamilan atau ingin menjaga kehamilan agar tetap sehat dan lancar, cobalah untuk mengonsumsi Kapsul Bioenergi. Kapsul herbal ini bisa menjadi obat sekaligus suplemen yang akan mengatasi berbagai macam masalah komplikasi kehamilan.

Kapsul ini juga mampu mengobati berbagai masalah kesehatan dari yang ringan hingga kronis. Dari mulai menjaga imun tubuh hingga menyembuhkan kanker, diabetes, kolesterol bahkan jantung sekalipun. Cobalah minum Kapsul Herbal Bioenergi dan dengan izin Yang Maha Kuasa, masalah kehamilan akan selesai. Segera pesan sekarang atau Anda juga bisa berkonsultasi dengan kami.

Klik gambar di bawah ini untuk konsultasi atau pesan langsung..

Penyebab Komplikasi Kehamilan - Kapsul Bioenergi

Artikel menarik lain yang bisa Anda baca:

Penyebab Komplikasi Kehamilan – Inilah Solusinya
Kembali ke Atas