Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Agar Sehat & Terhindar dari Penyakit

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kekebalan tubuh sangat penting bagi kesehatan dan kebugaran tubuh Anda dan sangat berpengaruh bagi kesehatan tubuh Anda. Apalagi di tengah situasi pandemik penyakit seperti saat ini, maka cara meningkatkan kekebalan tubuh menjadi hal yang perlu mendapat perhatian khusus. Kekebalan tubuh atau bahasa karenanya imunitas  yang dimiliki setiap orang berbeda-beda. Banyak hal yang mempengaruhinya, baik itu genetik, makanan, lingkungan dan kondisi kesehatan termasuk kesehatan mental, emosional dan spiritual. Kesemuanya itu akan saling berinteraksi yang membentuk sistem imun dan menjadikan seseorang memiliki sistem imun kuat atau lemah.

Sistem imun atau sistem kekebalan adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas imunitas tubuh seseorang. Yaitu pertahanan seseorang dalam  melindungi tubuhnya dari pengaruh biologis dari luar dengan cara mengenali dan membunuh patogen (agen biologis yang menyebabkan penyakit pada inangnya). Sementara itu, respons kolektif dan terkoordinasi dari sistem imun tubuh terhadap zat asing menimbulkan respon dan reaksi tertentu. Agar dapat berfungsi dengan baik, sistem ini akan mengidentifikasi berbagai macam pengaruh biologis dari luar seperti dari inveksi, bakteri, virus dan parasit, kemudian imenghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel dan jaringan organisme yang sehat agar tetap berfungsi secara normal.

Sebagaimana digaungkan saat ini bahwa cara meningkatkan kekebalan tubuh efektif harus dilakukan dengan memberdayakan diri sendiri. Yaitu dengan menjaga hati dan pikiran selalu tenang, tidak panik, senantiasa bahagia, dan melakukan aktivitas yang bermanfaat dan menjaga kebersihan diri. Sebagai cara meningkatkan kekebalan tubuh yang mudah melalui pemberdayaan diri dan pengelolaan diri yang positif bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

1. Manajement Stres yang Baik

Stres merupakan kondisi ketegangan pikiran yang terjadi akibat ketegangan pikiran yang kemudian mempengaruhi berbagai aspek dalam hidup. Dalam kondisi sulit, pikiran yang stres akan sangat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan mengakibatkan gangguan kesehatan. Dimana sistem imun tubuh yang kurang baik atau mengalami penurunan bisa mengakibatkan mudah terserang penyakit. Oleh karena itu sebisa mungkin Anda bisa mengelola stres dengan baik, agar tidak memicu gangguan kesehatan termasuk kesehatan mental dan emosi yang bisa semakin memperburuk keadaan.

Ada hubungan kuat antara kesehatan kekebalan tubuh dan kesehatan mental Anda. “Ketika Anda mengalami stres atau kecemasan kronis, tubuh Anda akan menghasilkan hormon stres yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Carnegie Mellon telah menemukan bahwa orang yang stres lebih rentan terkena flu biasa. Dan dalam kondisi wabah Covid 19 seperti saat ini, akan meningkatkan resiko terhadap inveksi virus termasuk bakteri maupun jamur.

Dalam satu penelitian yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences, 276 orang dewasa sehat terkena virus flu, kemudian dipantau di karantina selama lima hari. Mereka yang stres lebih mungkin menghasilkan sitokin, molekul yang memicu peradangan, dan sekitar dua kali lebih mungkin jatuh sakit. Selain itu, orang yang stres cenderung kurang memperhatikan kebiasaan sehat lainnya. Seperti makan dengan benar dan cukup tidur, yang dapat memengaruhi kekebalan tubuh.

*******

Meskipun Anda tidak dapat menghindari stres dalam hidup Anda, Anda dapat mengadopsi strategi untuk membantu Anda mengelola stres dengan lebih baik.

Sebuah studi beberapa waktu yang lalu, yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine, mengamati orang dewasa berusia 50 dan lebih tua dan menemukan bahwa mereka yang melakukan latihan rutin harian dalam mengelola stres termasuk yang menggunakan pendekatan spiritual seperti zikir, meditasi dan ritual ibadah lainnya lebih kecil kemungkinannya untuk sakit dengan infeksi pernapasan daripada subjek dalam kelompok penelitian yang dimaksud. Dari sini dapat disimpulkan bahwa cara kemampuan Anda mengelola stres, kondisi psikis, emosi, mental dan spiritual akan sangat berpengaruh pada kualitas imun atau sistem kekebalan tubuh.

2. Perhatikan Diet Anda

Cara Meningkatkan kekebalan Tubuh

Delapan puluh persen dari sistem kekebalan tubuh Anda ada di usus. Jadi ketika usus kita sehat, maka sistem energi dalam tubuh termasuk metabolisme dan peredaran darah bisa berjalan lancar. Kondisi tersebut membuat  kita cenderung mampu melawan infeksi lebih cepat dan lebih baik.

Menurut sebuah studi 2018  yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Physiology Orang yang mampu menjaga pola makan dengan baik dan melalukan diet seimbang akan lebih bagus daya tahan tubuhnya. Sebagai contoh gaya makan mediterania. Yaitu pola makan yang mengedepankan diet yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan lemak sehat seperti lemak pada ikan, kacang-kacangan dan minyak zaitun akan cenderung memiliki daya tahan tubuh yang bagus. Pola makan mediterania ini kaya akan nutrisi seperti vitamin C, seng, dan antioksidan yang terbukti membantu mengurangi peradangan dan mampu melawan infeksi.

Bahkan diet tersebut juga sangat disarankan untuk orang dewasa yang berusia antara 65 dan 79 tahun. Apalagi jika pola diet tersebut juga dibarengi dengan mengonsumsi suplemen vitamin D 400 IU setiap hari secara rutin, mampu memberikan peningkatan cara kerja sel-sel yang melawan penyakit seperti sel T. Yaitu kelompok sel darah putih yang memainkan peran utama pada kekebalan tubuh, yang mampu membedakan jenis patogen dengan kemampuan berevolusi sepanjang waktu demi peningkatan kekebalan tubuh.

Tidak kalah penting juga dalam menjaga pola makan adalah membatasi konsumsi daging, terutama daging dalam bentuk makanan olahan dan gorengan, yang justru bisa memicu peradangan. Memasukkan makanan fermentasi, seperti yogurt, asinan kubis, miso dan kefir, tempe dalam diet harian Anda juga bagus untuk kesehatan dan kekebalan tubuh. Makanan tersebut dapat membantu membangun bakteri baik di usus Anda, yang, pada gilirannya, mendukung usus yang sehat dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Menu Diet Sehat Untuk Pemula Turunkan Berat Badan lebih Cepat & Efetif

3. Istirahat Cukup

“Sistem kekebalan tubuh Anda bisa diibaratkan sebagai sebuah komputer. Ia perlu saat-saat istirahat agar tidak menjadi terlalu panas, sehingga bisa tidur dan menyalakan ulang sistem dengan normal. Artinya tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting bagi Anda. Ketika Anda kurang tidur, maka tubuh Anda akan mengeluarkan hormon stres seperti kortisol untuk membuat Anda tetap terjaga dan waspada, yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh Anda. Orang-orang yang bisa tidur selama delapan jam penuh, memiliki tingkat sel T yang lebih tinggi daripada mereka yang kurang tidur. Jika Anda bisa melakukannya anda bisa menurunkan rasio kemungkinan terkena flu dan sejenisnya bahkan penyakit karena infeksi.

4. Menjaga Kebugaran/Olahraga

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Dengan olahraga rutin menyebabkan antibodi dan sel darah putih tubuh Anda bersirkulasi lebih cepat. Yang berarti mereka dapat mendeteksi dan membidik musuh atau benda asing menjadi lebih cepat. Olah raga juga mampu membuat sel-sel dalam tubuh menjadi aktif serta mampu menurunkan hormon stres yang dapat mengurangi kemungkinan Anda mengalami sakit.

Menurut sebuah studi baru-baru ini diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, dari 1.002 orang yang disurvei, mereka yang berolahraga setidaknya lima hari seminggu memiliki penurunan resiko hampir setengah risiko terhadap flu daripada mereka yang lebih banyak duduk. Kalaupun mereka terkena, mereka mengalami gejala yang tidak terlalu parah. Mungkin juga ada manfaat perlindungan dari keringat yang keluar saat olahraga. Penelitian telah menunjukkan bahwa hanya dengan menaikkan suhu tubuh Anda dapat membantu membunuh kuman bahkan virus dijalurnya.

Namun, kunci untuk berolahraga adalah melakukannya dalam jumlah sedang. “Seperti banyak hal lain, ada titik manis – melakukan terlalu banyak juga dapat membuat tubuh Anda sangat tertekan, dan itu bisa menekan sistem kekebalan tubuh Anda. Sebaiknya lakukan olahraga 30 hingga 60 menit (baik yang kuat atau sedang) minimal lima kali dalam seminggu.

5. Berjemur pada waktu yang Tepat

Berkaitan dengan waktu yang tepat untuk berjemur, ada beberapa pendapat yang lazim beredar dalam masyarakat. Ada yang berpendapat bahwa waktu berjemur di bawah sinar matahari yang baik adalah saat pagi hari. Namun, ada pendapat lain yang mengemukakan bahwa waktu berjemur yang baik adalah saat siang hari. Manakah yang benar?

Menurut beberapa ahli kesehatan, ada dua jenis cahaya matahari yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh manusia. Yaitu sinar ultraviolet A dan ultraviolet B. Sinar ultraviolet A tidak dibutuhkan oleh manusia, bahkan seharusnya dihindari. Karena terpapar sinar matahari ini secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kulit keriput dan kanker kulit. Ultraviolet A umumnya adalah cahaya matahari yang muncul pada pukul 05.30 pagi hingga 07.00 pagi. Tepatnya saat matahari mulai beranjak naik dan gelombang cahaya matahari sedang panjang.

Sedangkan, sinar matahari ultraviolet B merupakan gelombang cahaya yang pendek. Jadi, inilah jenis cahaya matahari yang dibutuhkan oleh tubuh. Ultraviolet B bisa Anda dapatkan saat sinar matahari naik, yakni sekitar pukul 10.00 pagi hingga 15.00 siang. Selain itu, sebuah penelitian lain mengungkapkan alasan bahwa waktu terbaik untuk mendapatkan sinar matahari adalah siang hari. Sebab, pada waktu tersebut risiko kanker kulit jenis cutaneous malignant melanoma (CMM) tergolong paling rendah. Paparan sinar matahari yang didapatkan antara pukul 10.00 – 15.00 dapat memicu produksi vitamin D, yang dapat bertahan dua kali lebih lama dalam darah, jika dibandingkan dengan vitamin D yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau makanan.

Meski demikian, pada rentang jam tersebut, risiko kulit terbakar matahari pun dapat meningkat karena paparan sinar matahari cukup menyengat. Oleh karena itu, kita perlu membatasi waktu berjemur di bawah sinar matahari selama 10-20 menit saja. Cahaya matahari yang terbaik adalah yang menyinari tubuh secara langsung, bukan hanya sekadar membuat tubuh mengeluarkan keringat. Jadi, upayakan kulit mendapat sinar matahari secara langsung.

6. Konsumsi Vitamin & Suplement

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Tidak ada ramuan ajaib atau vitamin yang dapat Anda konsumsi yang  secara otomatis mampu mencegah pilek, flu, virus atau bahkan virus corona. Tetapi tinjauan tahun 2017 terhadap 25 studi, yang diterbitkan dalam British Medical Journal, menemukan bahwa dosis vitamin D harian yang moderat dapat memberikan perlindungan jika Anda sudah kekurangan vitamin sinar matahari

Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda kekurangan vitamin D adalah dengan menguji kadar darah Anda; Anda harus berada di antara 20-39 ng / mL (nanogram per mililiter). Jika Anda berada dalam kisaran itu, suplemen harian sekitar 600 hingga 800 IU baik-baik saja. Jika Anda rendah, bicarakan dengan dokter Anda tentang suplemen tambahan – hingga 2.000 IU per hari.

Sangat dianjurkan saat memasak menambahkan rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, jahe, rosemary, oregano, daun salam, laos, serai dan kunyit. Semua telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, dan beberapa, bumbu dapur seperti bawang putih dan jahe bahkan telah terbukti melindungi terhadap pilek. Bagaimana dengan suplement makanan? Suplemen makanan juga bagus di konsumsi termasuk vitamin tertentu yang kadang jarang dikonsumsi dalam bentuk makanan asli. Seperti suplemen yang mengandung omega 3, vitamin B komplek, vitamin E, Vitamin A, Vitamin C dan sejenisnya.

Apabila kita bisa mendapatkan vitamin dan mineral tertentu dari makanan olahan sendiri, akan lebih baik. Karena jelas pengolahannya dan Anda bahkan bisa memprosesnya melalui olahan yang Anda sukai.  “Makanan adalah obat” bagi tubuh asalkan makanan yang Anda konsumsi diolah dengan cara yang benar dan sehat pula, sehingga kandungan gizi yang ada di dalamnya bisa terjaga.

Baca juga: 13 Manfaat Vitamin C Bagi Kesehatan Tubuh  yang Penting Anda Ketahui!

7. Rileks & Bahagia Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh yang Mudah

Kondisi rileks akan membuat sistem kerja organ tubuh menjadi lebih normal. Sel-sel bisa menjadi lebih aktif dan dapat menjalankan perannya dalam tubuh sebagaimana seharusnya. Apalagi bila dibarengi dengan perasaan bahagia dalam hati dan pikiran kita maka mampu merangsang  tubuh memproduksi hormon endorphin dan membuat sistem kekebalan tubuh meningkat.

Dimasa yang sulit apalagi di tengah pandemi covid 19 seperti ini berbagai masalah dan tekanan hidup menjadikan banyak orang lebih sulit mengkondisikan diri menjadi bahagia dan rileks. Untuk itu Anda harus punya cara tersendiri sehingga membuat yang sulit itu tetap bisa dilakukan. Kondisi kepanikan, perubahan-perubahan dalam kehidupan sosial yang kadang melibatkan perasaan dan mengorbankan perasaan sayang harus bisa Anda lewati. Tetaplah menjaga kesadaran diri dan mengolah kesadaran diri Anda agar bisa menjadikan sesuatu yang terjadi menurunkan kebahagiaan dalam hidup Anda.

Nikmati segala kondisi dengan pikiran positif dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Dengan begitu Anda bisa mengendalikan hati dan pikiran dan bersabar dengan kondisi yang ada. Sehingga tidak memicu kepanikan dan ketegangan serta perasaan lainnya yang bisa menurunkan daya tahan tubuh Anda.

8. Tingkatkan Kualitas Spiritual

Dalam keadaan yang dipenuhi berbagai hal tidak pasti, kecemasan dan masalah, dapat menjadi masalah tersendiri. Kondisi tersebut sangat rentan menjadikan seseorang terganggu jiwanya, mentalnya dan juga mempengaruhi kualitas spiritualitasnya. Padahal jika Anda tahu, salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh justru dengan meningkatkan kualitas spiritual. Karena spiritual yang tinggi mampu membuat siapapun lebih bijak dalam mensikapi hidup dan menguasai keadaan.

Ketika Anda merasa spiritualitas Anda terganggu maka segeralah sadari. Dengan kesadaran diri Anda itu Anda dapat melakukan hal-hal yang bermanfaat. Setidaknya Anda bisa melakukan perubahan yang dimulai dengan mengubah pola pikir dan pola hidup Anda. Sehingga Anda akan dengan menyesuaikan diri dengan keadaan dan secara bertahap juga bisa meningkatkan kualitas spiritual.

Baca juga: Kehidupan Spiritual & Tingkatannya Untuk Peningkatan Kualitas Hidup

9. Tingkatkan kualitas energi Anda.

Cara meningkatkan kekebalan tubuh dengan meningkatkan kualitas energi ini mungkin terdengar baru bagi Anda. Namun sebenarnya ini merupakan cara yang sudah lama dipraktekkan banyak orang dan terbukti mampu meningkatkan sistem imun bahkan mampu menyembuhkan  berbagai penyakit.

Banyak orang yang belum menyadari bahwa dirinya adalah energi dan dalam dirinya ada kekuatan alamiah yang sangat besar yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Kekuatan alamiah itu adalah Bioenergi. Dan dengan memanfaatkan Bioenergi, Anda bisa mendapatkan berbagai hal yang bermanfaat yang bisa menjadi solusi masalah dalam kehidupan Anda. Termasuk cara meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan, kebugaran dan kecantikan alami, meyembuhkan berbagai penyakit, dan berbagai manfaat lainnya.

Anda penasaran bukan? Atau Anda juga ingin meningkatkan kualitas energi Anda sehingga dapat menjadi cara meningkatkan kekebalan tubuh yang praktis dan efektif? Atau Anda juga ingin bisa mengatasi berbagai masalah hidup Anda dengan cepat? Dengan peningkatan kualitas energi Anda maka semua itu akan sangat mungkin diwujudkan. Jika Anda ingin mengetahui cara meningkatkan kualitas energi, meningkatkan kualitas diri dan kualitas hidup, Anda bisa mendapatkannya hanya dengan belajar ilmu Bioenergi atau memanfaatkan Kapsul Bioenergi.

*******

Untuk belajar ilmu Bioenergi Anda bisa mengikuti program pelatihan Bioenergi di Bioenergi Center. Dan untuk meningkatkan kualitas energi Anda secara praktis dan efektif tanpa harus mengikuti pelatihan, Anda bisa memesan produk solusi Kapsul Bioenergi. Kapsul Bioenergi merupakan sebutir kapsul yang seketika diminum mampu merangsang sistem biomolekuler tubuh dan mengaktifkan energi bioelektromagnetik bekerja lebih aktif dan  efektif. Termasuk menjadi cara meningkatkan kekebalan tubuh yang efektif yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran Anda.

Selain itu energi dalam Kapsul Bioenergi juga bekerja efektif dalam meningkatkan jumlah sel otak. Dimana orang yang mengalami peningkatan dalam jumlah sel otak yang aktif, maka sel dalam tubuhnya mampu menyembuhkan diri sendiri, lebih kreatif dan fokus, lebih tenang dan damai, memiliki motivasi sukses yang tinggi dan optimis, serta mampu memancarkan medan energi bioelektromagnetik alami  sejauh 100 meter (ini yang dikenal dalam dunia metafisik sebagai energi perlindungan/energi ghaib).

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Agar Sehat & Terhindar dari Penyakit
SHARE:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas