Mengenal Jenis Sakit Kepala dan cara Mengatasinya

Sakit kepala, atau yang secara medis dikenal sebagai cephalalgia atau dilafalkan cephalgia adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala, kadang sakit di belakang leher atau punggung bagian atas, disebut juga sebagai sakit kepala. Jenis penyakit ini termasuk dalam keluhan-keluhan penyakit yang sering dirasakan oleh banyak orang, atau mungkin menurut saya sakit kepala pernah dialami oleh semua orang, bahkan intensitas sakit kepala lebih tinggi dibandingkan penyakit lain, jangankan orang dewasa, anak kecil pun tidak terhindarkan dari yang namanya sakit kepala. Hati-hatilah bila Anda sering mengalami sakit kepala. Gangguan kesehatan ringan ini sebenarnya bisa merupakan salah satu gejala dari penyakit yang lebih besar.

Penyebab sakit kepala ini penting untuk dibahas karena seringkali muncul pertanyaan tentang, apa penyebab sakit kepala? kenapa sakit kepala bisa terjadi? Untuk itu kami mencoba mencari referensi tentang penyebab-penyebab sakit kepala. Mengingat  banyaknya Penyebab dan macam sakit kepala, maka mengetahui dengan pasti penyebabnya merupakan langkah awal untuk penyembuhannya. Berikut adalah beberapa Penyebab sakit Kepala: Mata tegang karena aktifitas monoton, Leher tegang akibat bekerja sambil duduk yang terlalu lama,
misalnya mengetik dengan computer, Alergi makanan, Rasa lapar juga bisa membuat kita sakit kepala. Pasalnya, pembuluh darah akan melebar setiap kali kadar gula darah turun.
Jadi, sebisa mungkin makanlah secara teratur. Makanan atau minuman dingin akan merangsang saraf ujung di mulut, Sinus yang membengkak akan menekan saraf ujung, sehingga memicu sakit kepala. Jadwal tidur yang berubah juga bisa membuat sakit kepala, misalnya tidur terlambat. sebisa mungkin tidurlah teratur.

Macam-macam sakit kepala, Pada dasarnya ada lima jenis yang penekanannya berangkat dari bagaimana rasa sakit itu dihasilkan. Antara lain:

Vaskular

Rasa sakitnya disebabkan oleh pembesaran pembuluh darah di dalam kepala. Tipe paling populer dari sakit kepala vaskular adalah migraine, dengan rasa berdenyut-denyut yang timbul pada satu atau dua sisi kepala.
Cluster
Sakit kepala jenis ini adalah tipe lain dari sakit kepala vaskular. Namun penyakit ini lebih banyak mendera kaum pria. Biasanya terjadi pada satu sisi kepala, di belakang mata, atau pada daerah pelipis.

Myogenik
Sakit kepala jenis ini memang sering dianggap sebagai ketegangan akibat otot-otot yang menegang di leher, pundak, kulit kepala, atau rahang. Pemicunya bukan sekadar cara duduk yang salah, tetapi juga stres, gelisah, atau depresi.

Peradangan
Tipe sakit kepala akibat peradangan yang paling umum adalah sakit kepala akibat sinus, yang disebabkan oleh peradangan pada sinus dan diperparah dengan reaksi alergik.

Traction
Biasanya disebabkan oleh lesi yang menekan struktur dan pembuluh darah di kepala. Tumor metastatik (tumor maligna yang menyebar ke bagian tubuh lain), abses, atau hematoma (pembengkakan lokal yang terisi darah).

 

Mengatasi sakit kepala dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini:

Botox
Obat ini memblokir saraf sensorik yang mengirimkan pesan rasa sakit ke otak, dan dapat meredakan tegangan di dahi serta leher belakang.
Akupuntur
Teknik tusuk jarum ini diakui bisa meredakan sakit kepala.

Seks
Seks bisa melepaskan rasa sakit kepala seseorang. “Sebab endorpin dan hormon pereda rasa sakit lain turut dilepaskan selama orgasme, sehingga bisa membuat seseorang merasa rileks dan lebih tenang,”

Olahraga
Saat Anda aktif bergerak, Anda meningkatkan stamina, mengurangi stres, dan bisa tidur lebih nyenyak,”
Air
Dehidrasi merupakan salah satu penyebab terbesar timbulnya sakit kepala.
“Saat tubuh tidak mendapat cukup air, maka tubuh mulai menyimpan cairan yang sudah ada dan memberi sinyal ‘kehausan’, di antaranya lewat sakit kepala atau migrain,”
Makanan ringan
Saat tubuh tidak mendapat masukan makanan, tingkat gula darah menjadi labil, sehingga menyebabkan timbulnya sakit kepala

Kafein
Selain bisa membuat mata ngantuk agar tetap melek, ternyata kopi memiliki keuntungan lain, yaitu kandungan kafeinnya bisa mengontrol rasa sakit kepala.
Tidur
Tubuh manusia memerlukan waktu setidaknya 7 jam untuk mengisi ulang hingga kembali segar, dan sakit kepala pun bisa hilang karenanya.
Menulis
Anda bisa menuangkan segala beban pikiran melalui tulisan. Hal ini dipercaya dapat beban di kepala menjadi enteng.

 

Semoga Bermanfaat,

Salam sukses dan sehat selalu.

Mengenal Jenis Sakit Kepala dan cara Mengatasinya
Kembali ke Atas