5 Perubahan Kecil Berdampak Besar bagi Kesehatan

Berhenti merokok. Lari maraton. Mengurangi asupan karbohidrat. Banyak orang yakin perubahan besar dan drastis adalah cara paling efektif untuk mencapai target yang diinginkan.

Padahal, perubahan terlalu besar bisa membingungkan karena kita akan bingung harus memulai dari mana atau malas memulainya. Perubahan kecil justru lebih mudah untuk dilakukan, terfokus dan bisa terus dipelihara. Jika perubahan itu berhasil maka akan menjadi kebiasaan.

Berikut adalah beberapa perubahan kecil yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan di tahun mendatang.

1. Berhenti sebelum kenyang

Dalam skala satu sampai sepuluh kondisi perut terasa kenyang, berhentilah saat Anda berada dalam skala lima atau enam. Untuk mendapatkan kepuasan karena porsi makan berkurang, carilah camilan di sela waktu makan. Isilah piring Anda dengan porsi sayuran dan protein lebih banyak ketimbang karbohidrat.

Makanlah dalam kondisi sadar. Hal itu berarti Anda tidak makan sambil menonton televisi atau melakukan hal lain yang bisa mengalihkan perhatian dari makanan. Makan dalam gigitan kecil, kunyah perlahan, dan ciumlah aroma makanan di piring Anda. Fokus pada tekstur dan rasa makanan. Setelah selesai tanyakan pada diri sendiri apakah Anda sudah merasa puas atau masih ingin makan lagi.

2. Tidur cukup

Tidur bukan hanya penting untuk menjaga kebugaran tapi juga kestabilan emosi. Selain itu, penelitian tahun 2011 menunjukkan orang yang cukup tidur merasa selera mereka terhadap junk food berkurang.  Kurang tidur akan mengganggu kontrol otak terhadap rasa lapar dan kenyang.

Bila Anda sering kesulitan memejamkan mata di malam hari, para pakar tidur dari Universitas Harvard menyarankan untuk membuat kebiasaan sebelum tidur. Membaca buku, melakukan olahraga rileksasi atau mandi air hangat.

3. Cara mudah tingkatkan memori

Menutup atau mengombinasikan satu atau lebih indera, misalnya mandi dengan mata terpejam atau mencium wangi bunga sambil mendengar musik ternyata bisa meningkatkan daya ingat. Menurut para peneliti dari Franklin Institute, saat kita menggunakan indera kita dalam cara yang tidak biasa, sel-sel saraf di otak akan terangsang untuk membentuk sambungan baru dan sirkuit menjadi aktif.

4. Kurangi minuman manis

Banyak orang yang lebih merasa bersalah setelah menghabiskan sepiring nasi dan lauk ketimbang saat menghabiskan sekaleng soda. Penelitian juga menunjukkan mereka yang terbiasa minum minuman diet soda cenderung memiliki lingkar pinggang lebih lebar. Penelitian lain mengungkapkan aspartam, pemanis buatan dalam minuman soda, meningkatkan kadar gula darah pada mencit.

5. Percepat intensitas latihan

Membakar lemak, membangun otot, meningkatkan daya tahan dan kesehatan kardiovaskular, bisa diraih dengan melakukan latihan interval dengan intensitas tinggi. Lakukan dengan melakukan beberapa set latihan selama 30 menit masing-masing dengan istirahat 30 detik. Jangan lupa lakukan pemanasan dan pendinginan.

Sumber : LiveStrong